Halaman

Selasa, 27 November 2012

10 Wisata Drama dan Film Korea yang Layak Dikunjungi


Korean Wave benar-benar sudah menjadi demam tersendiri bagi kalangan muda, tak terkecuali Indonesia. Nah, jika Anda memang pecinta sejati drama dan film Korea, 10 destinasi ini harus Anda kunjungi karena tempat-tempat ini menjadi tempat syuting beberapa drama Korea sekaligus ikon tayangan tersebut.

1. Hapcheon Image Theme Park

Siapa yang tak tahu film terkenal yang melambungkan nama Won Bin sebagai salah satu idola wanita Korea. Ya, film epik berjudul “Taekgukgi : Brotherhood of War” yang berlatarbelakang kondisi Korea pada tahun 1950 ini mengambil setting di Hapcheon Image Theme Park mempunyai luas 231.404 meter persegi dan terletak di Gahori, Yongju-myeon. Lokasi ini dimiliki oleh 2 perusahaan besar Korea Selatan yakni KBS dan MBC. Dengan mengunjungi tempat ini, kita akan tahu bahwa para awak film tersebut memang bersungguh-sungguh memanfaatkan aneka ornamen agar kondisi studio mirip dengan setting film yang diinginkan. Menariknya, Hapcheon Image Park ini tidak hanya sebuah lokasi syuting namun juga membantu kita belajar tentang sejarah Korea Selatan dan Korea Utara.

 2. Myeong-dong Cathedral

Myeong-dong Cathedral adalah gereja umat Katholik Roma pertama di Korea Selatan. Daya tarik utama dari tempat ini adalah arsitekturnya yang indah dan strukturnya yang gothic. Tak heran jika ada beberapa serial Korea yang memakai Myeong-dong Cathedral yang  berada di Seoul ini sebagai tempat syuting. Tercatat drama tv “You Are Beatiful” menggunakan katedral untuk memperindah adegan antara Park Shin Hye yang berperan sebagai Go Minam dan Jang Geun Seok yang berperan sebai Hwang Tae Hyeong.





 3. Sungai Cheonggyecheon

Nama sungai Cheonggyecheon yang terletak di Seoul ini mungkin bukanlah nama yang mudah dilafalkan oleh lidah kita, namun begitu keberadaanya berhasil memberikan nuansa lain di tengah kepadatan kota. Sungai yang dulunya kotor ini sekarang menjadi sudut yang menyenangkan bagi warga setempat dan wisatawan. Tak heran jika dalam film Jeon Woo Chi yang dibintangi aktor Kang Dong Won serta Im Soo Jeong menjadikan sungai ini sebagai lokasi syuting untuk beberapa scene.  Anda pun jangan lewatkan Sungai Cheonggyecheon untuk sekedar bersantai atau melihat pertunjukan candlelight fountain yang menarik di malam hari.

 4. Sangyukwan University

Sangyukwan University adalah kampus beraliran konfusianisme yang berdiri sejak tahun 1938. Nama kampus ini ikut merangkak naik dan semakin dikenal publik luar Korea saat booming sering Sangkyukwan Scandal. Tidak hanya itu, kampus ini ternyata menjadi tempat menimba ilmu beberapa artis Korea Selatan seperti Ji Hyun Woo (Becomming Billionare), Song Joong Ki, Moon Geung Young dan Go Hye Sun yang membintangi “God of Study”. Bangunan Sangkyukwan University berada di dua lokasi sekaligus. Jurusan Ilmu Kemanusiaan dan Sosial terletak di Myeongnyun Dong, Jongno-gu, di pusat Seoul. Sedangkan jurusan Ilmu Pengetahuan di Cheoncheon Dong, Jangan Gu, Suwon.

 5. Full House

Salah satu daya tarik Full House selain dari segi cerita adalah ornamen syuting yang memesona. Mulai dari model pakaian hingga rumah “Full House” yang dalam cerita itu dihuni oleh pasangan Yeong Jae (diperankan oleh Rain) dan Ji Eun (diperankan oleh Son Hye-kyo). Di Korea, rumah Full House ini lantas menjadi ramai dibicarakan sejalan dengan boomingnya serial tersebut. Kini, rumah dengan gaya minimalis modern tersebut menjadi salah satu tujuan wisata yang layak Anda kunjungi jika bepergian ke Korea. Rumah ini berada di bibir pantai Incheon ini sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.

 6. N Seoul Tower

N Seoul Tower adalah salah satu landmark kota Seoul yang terletak di puncak gunung Namsan. Disinilah tempat syuting beberapa scene Boys Before Flower dan Princess Hours. Menara yang dibangun sejak tahun 1969 di dalamnya terdapat Teddy Bear Museum yang menjadi tempat syuting Princess Hours saat adegan Chae-gyeong berjalan bersama nenek sang calon raja Lee Shin. Nah, jangan lewatkan N Seoul Tower sebagai salah satu destinasi Anda ya.


7. Nami Island

Bagi penyuka seria Winter Sonata yang romantis, pemandangan Nami Island tentu sudah tidak asing lagi. Berada di Chuncheon, Gangwon-do, tempat ini memang sangat indah dan memesona. Jajaran pohon yang rapi baik saat sedang meranggas maupun saat musim semi sama-sama memberikan nuansa keindahan. Belum lagi pepohonan lain yang tidak hanya memberikan pemandangan hijau, tapi juga kuning dan merah. Di pulau ini kita bisa melihat langsung dimana saja Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon saling memadu kasih.

 8. Banpo Bridge

Banpo Bridge adalah jembatan yang menghubungkan Seocho dan Yungsan, membelah sungai Han di pusat Kota Seoul. Yang menarik samping kanan dan kiri jembatan nan kokoh ini memancarkan air yang juga bersumber dari Sungai Han. Oleh pemerintah setempat, air mancur ini diperindah dengan cahaya warna-warni LED. Sehingga jika dari kejauhan Anda melihatnya, air mancur itu akan memancarkan beraneka warna, seperti merah, kuning dan biru. Ada sekitar 190 ton air yang berhasil dipancarkan air mancur melalui 9.380 lubang dalam setiap menitnya di sepanjang sisi kanan dan kiri jembatan. Nah, karena keindahannya inilah maka jembatan ini sering digunakan untuk syuting video klip dan drama serta film Korea seperti Super Junior dan serial Boys Before Flower.

 9. Lotte World

Bagi penggemar serial Boys Before Flower tentu sudah tidak asing lagi dengan taman bermain indoor terbesar di dunia ini. Syuting serial Boys Before Flower yang berlangsung di Lotte Hotel World saat Ji-Hoo (Kim Hyun-Joong) mengadakan pesta selamat datang untuk kekasihnya. Serial Stairway to Heaven juga memilih arena ice skating Lotte World sebagai lokasi pengambilan gambar. Oya, Anda tidak akan rugi berada di sini, karena aneka wahana permainan bisa dipilih sesuka hati untuk Anda dan keluarga coba. Lotte World terletak di jantung kota Seoul tepatnya di Seoul-si Songpa-gu Jamsil-dong 40-1 sebelah selatan Han River.

 10. Myeongdong

Surga belanja Korea Selatan adalah kawasan Myeongdong. Kini, tempat ini tidak hanya menjadi jujugan destinasi wisata belanja namun juga sering menjadi lokasi syuting dua serial drama terkenal yakni Princess Hours dan Boys Before Flowers. Disinilah Lee Shin dan Chae-gyeong berciuman dalam salah satu episode Princess Hours. Sedangkan Boys Before Flower menjadikan restoran The Farmer’s Table di kawasan Myeongdong menjadi lokasi pengambilan beberapa gambar.

Odeng, Jajanan Khas Korea yang Lezat



Jangan remehkan jajanan yang satu ini. Odeng adalah jajanan khas Korea yang hanya dengan 2 kata kita bisa menelan liur karena ingin merasakannya. Odeng? Enak dan murah!.

Odeng adalah makanan yang paling sering kita temui di Korea Selatan. Di toko-toko makanan, supermaket, kedai pinggir jalan, restoran hingga hotel berbintang. Pada dasarnya odeng adalah ikan yang biasanya direbus dan cara memakannya dengan menggunakan kaldu kuah panas. Itu kenapa Odeng sangat cocok untuk dimakan pada saat musim dingin tiba karena bisa menghangatkan tubuh. Biasanya Odeng disajikan dengan menusuk ikan-ikan itu dalam sebuah tusuk sate. Selain menggunakan kaldu, Odeng juga bisa dimakan dengan saus, khususnya saus kedelai.

Jika Anda ke Korea, paling tidak kita akan menemui 3 jenis Odeng. Yang pertama adalah Odeng yang dimakan dengan menggunakan kaldu. Kaldunya berasal dari racikan lobak, daun bawang dicampur dengan kepiting dan rumput laut untuk menambah rasa. Di warung-warung tenda pinggir jalan, Anda bisa makan Odeng dengan kaldu sepuasnya. Biasanya ada yang makan Odeng tidak dengan kaldu namun dengan sus merah yang pedas. Jenis Odeng yang kedua adalah Odeng yang disajikan dengan saus mustard dan saus tomat. Jenis yang ketiga disebut dengan Odeng Tang atau Eomuk Guk. Disini, ikan disajikan dalam mangkuk kaldu dengan cabai dan bawang serta kedelai. Ya, warna dan sajian Odeng memang bervarisi tergantung dimana Anda membelinya. Setiap warung dan restoran di Korea Selatan mempunyai racikan sendiri untuk menambah rasa lezat pada Odeng. Ada yang menambah sayuran, paprika, daun wijen dan lain-lain.

Kota yang terkenal dengan Odeng yang lezat adalah Busan. Disinilah Odeng pertama kali dipopulerkan yakni selama pendudukan Jepang di Busan. Restoran di Busan yang menjual Odeng adalah Busan’s Renowned Hoe House. Di tempat ini Anda bisa mencicipi Odeng Tang yang sudah disajikan sejak tahun 1968. Kaldu Odeng dibuat dari 15 bahan yang berbeda sehingga memberikan rasa yang berbeda juga. Restoran ini tepatnya berda di Sujeong-dong, buka dari siang hingga malam dan tutup setiap hari Minggu pada minggu pertama dan ketiga. Restoran yang kedua adalah Miso Odeng yang juga terletak di Busan. Meskipun baru dibuka pada tahun 2007, restoran ini memiliki banyak pelanggan. Ada beberapa pilihan Odeng di restoran ini seperti Odeng Jamur dan Odeng Cumi-Cumi. Jika Anda ingin mendapatkan pilihan odeng yang berbeda, datanglah ke Restoran Home Sweet Home di Seoul. Disini Anda akan diberikan menu lebih dari selusin jenis Odeng.

Menariknya, Odeng ini terdiri dari ikan-ikan kecil yang jika dijual di pasaran tidak akan laku. Nah, dengan adanya Odeng, maka ikan-ikan kecil tersebut tidak dilemparkan lagi ke laut namun bisa berubah menjadi makanan yang punya nilai jual. Di jalanan kota Seoul saat malam, kita bisa melihat warung-warung Odeng ramai didatangi pembeli dari berbagai kalangan. Oya, penjual Odeng biasanya tidak mengijinkan pembelinya membuang tusuk Odeng. Tapi yang pasti, berapa jumlah Odeng yang Anda makan salah satunya terlihat dari jumlah tusuk Odeng yang sudah kosong. Satu tusuk Odeng biasanya berharga 500 Won. Murah meriah kan.

Selain Odeng, Anda juga harus merasakan makan khas Korea lainnya yakni Kimchi, Bibimbap dan Gimbap. Semua enak dan ramah dengan perut orang Indonesia. Wisata kuliner di Korea Selatan belum lengkap jika tidak diselingin dengan wisata belanja, Anda bisa memborong oleh-oleh untuk kerabat di I’Park Mall, Sinchon, atau Rodeo Street. Sedangkan penginapan di Seoul yang bisa Anda pilih adalah Vabien Suite2 Residence, Fraser Place Central Seoul Residence atau Ramada Hotel & Suites Seoul Namdaemun. Selamat mengisi perut dan tas belanjaan!

Jeju, Pulau di Selatan Korea yang Siap Menjamu Anda



Jeju terletak di bagian selatan Korea Selatan. Jeju, yang juga sering disebut sebagai Cheju, adalah surga bagi mereka yang sedang berbulan madu. Pulau ini berada di lepas pantai dari pulau utama Korea Selatan; namun seperti halnya Korea Selatan, Jeju juga masih menyimpan keramah-tamahan modern dan dilengkapi dengan layanan bandara internasional dengan penerbangan reguler dari berbagai daerah di Jepang, Shanghai, dan pulau utama Korea Selatan, sehingga membutnya tetap terhubung dengan seluruh dunia. Satu keuntungan utamayang dimilikinya dibandingkan dengan tujuan-tujuan wisata lainnya di Korea adalah iklim sub-tropis yang dimilikinya. Bagian utara pulau ini dan dataran tingginya terkadang dapat mengalami salju tipis di musim dingin sementara di bagian selatan para petani dapat menanam jeruk.

Di Jeju, Anda dapat menemukan tempat-tempat menarik seperti kuil, museum, restaurant, tempat belanja, tempat-tempat untuk travelling dan menikmati petualangan, dan wilayah-wilayah lain yang belum terjelajahi. Udara di pulau ini terasa menyenangkan karena iklim sub tropis yang ada di sana tidak begitu ekstrim sehingga membuat Anda dapat berkeliling ke semua tempat hampir sepanjang tahun.

Objek-objek wisata yang ada di pulau ini menawarkan kesenangan bagi para pelancong untuk memanjakan diri sendiri. Pemandangan alam yang luar biasa indah – mulai dari pantai, air terjun dan puncak tertinggi – adalah daya tarik utama dari pulau ini. Dari Halla-San (puncak gunung tertinggi di Korea Selatan), Anda dapat menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan saat matahari terbit dan tenggelam. Jika Anda besemangat untuk ber hiking, ada cukup banyak area untuk trekking yang dapat Anda nikmati. Jalur yang menantang dengan pemandangan yang menyegarkan mata di kanan kiri Anda, dengan udaranya yang segar, tidak terlalu dingin dan tidak pula terlalu panas akan memanjakan perjalanan Anda.



Pengalaman berpetualang Anda akan digenapi dengan makanan-makan lezat yang ditawarkan oleh restauran-restauran dan warung-warung di pulau ini. Masakan Jeju disebut-sebut terus berkembang selama ratusan tahun akibat pengaruh dari Jepang dan juga Cina. Perpaduan masakan Korea – Jepang dan Korea – Cina ini menghasilkan masakan-masakan dengan rasa baru yang akan menggugah selera Anda kapanpun Anda mencobanya.

Pulau ini juga mempunyai sejarah yang menarik. Tempat-tempat bersejarah di sana akan banyak berceritera kepada Anda tentang masa lalunya ketika Anda mengunjunginya. Anda akan dibawa ke masa lalu ketika Anda mengunjungi tempat-tempat tersebut. Di sana Anda dapat berjalan-jalan sambil belajar dari sejarah.

Belanja Murah Meriah di Nangdaemun Market



Bagi sebagian orang, kenikmatan berbelanja di pasar tak tertandingi bahkan jika dibandingkan dengan mall sekalipun. Jika Anda menjadi bagian dari orang-orang yang setuju dengan pendapat ini, mampirlah ke Nangdaemun Market, Seoul yang merupakan pasar tradisional terbesar di Korea Selatan.

Sebagian besar toko yang ada di Namdaemun Market memang mempunyai pabrik sendiri yang memproduksi barang-barang yang kemudian dijual di toko mereka. Pasar ini diklaim menjual barang dengan harga lebih murah daripada tempat lain. Salah satu sebabnya karena mereka melayani pembelian dalam partai besar alias grosir. Walaupun demikian, bagi Anda yang ingin beli eceran tetap akan terlayani. Nah, jika Anda ingin berbelanja pakaian anak-anak seperti t-shirt, baju, sepatu atau kaus kaku dengan harga murah, pasar ini adalah pilihan yang tepat. Begitu juga dengan pakaian wanita. Nangdaemun Market menyediakan pakaian untuk kawula muda maupun orang tua dengan aneka desain. Bagi yang menyukai barang-barang elektronik, pasar juga menyediakannya bahkan dengan merek-merek impor.  Bagi para ibu rumah tangga, Namdaemun Market adalah surga karena mereka bisa memilih aneka peralatan dapur, hingga tembikar atau gerabah. Tidak itu saja, pasar ini juga menyediakan ratusan optik dengan berbagai pilihan kacamata dengan harga murah dan model beragam. Kebanyakan turis yang datang ke Korea Selatan tidak hanya melancong di Seoul saja namun juga ke beberapa destinasi yang lain. Pasar ini juga menyediakan kebutuhan Anda akan peralatan liburan seperti ransel, sepatu gunung, alat memancing, perlengkapan ski dan lain-lain. Nah, hampir  tidak ada yang tak ada di pasar ini. Ya, Namdaemun Market menaungi 10.172 toko yang menyediakan aneka barang di lahan seluas 10 hektar. Fantastis.

Uniknya, wisatawan yang berkunjung ke pasar ini tidak semuanya punya tujuan yang sama. Wisatawan Jepang, lebih suka ke Namdaemun Market untuk membeli rumput laut dan ginseng. Sedangkan turis-turis dari China lebih suka belanja pakaian. Beda lagi dengan tingkah laku wisatawan dari barat yang mengunjungi pasar ini semata-mata karena tertarik dengan suasana tradisional yang jarang mereka temui di negara asalnya. Sadar menjadi jujugan wisatawan asing, penjual di Namdaemun Market sudah terlatih untuk berkomunikasi dengan para pelancong dengan menggunakan bahasa Inggris dan Jepang. Itulah mengapa, pasar ini juga menyediakan money changer gelap alias tidak resmi. Berhati-hatilah jika terpaksa harus menukar uang Anda dengan Won di tempat ini agar tidak tertipu.

Namdaemun Market bukanlah pasar baru. Ia sudah ada sejak tahun 1964 dan tetap menjadi pusat grosir terbesar hingga kini. Buka mulai jam 03.00 hingga 23.00 pasar ini selalu penuh sesak  pengunjung dan penjual yang sama-sama membludaknya. Sediakan waktu luang yang cukup banyak agar bisa leluasa memilih barang. Tidak ada salahnya untuk mendaftar dulu keperluan apa yang akan Anda beli agar tidak ada yang kelupaan. Khusus untuk hari Minggu, Namdaemun Market tutup. Untuk mencapai tempat ini, Anda cukup naik subway jalur 4 menuju Hoehyeon Station dan keluar melalui pintu exit nomor 5. Pasar ini juga bisa dicapai dengan bus. Beberapa pilihan tempat belanja murah lainnya di Seoul adalah Myeondong, Dongdaemun Market dan toko-toko di kawasan Sinchon.  Selama liburan di Seoul, Anda bisa menginap di Shilla Hotel, Uljiro Co-op Residenceatau Koreana Hotel.

Jumat, 23 November 2012

Sayuran Yang Bisa Bantu Kurangi Jerawat



Wolipop - Sayuran tidak hanya kaya akan serat yang melancarkan saluran pencernaan. Ada beberapa jenis sayuran yang dipercaya mampu membasmi jerawat membandel. Sayuran-sayuran ini bisa dijadikan bahan utama untuk membuat masker alami.

Jika digunakan secara rutin minimal seminggu sekali, wajah Anda pun bisa terbebas dari jerawat. Apa saja jenis sayuran tersebut dan bagaimana cara membuat maskernya? Intip caranya, seperti dikutip dari Become Gorgeous:

Ketimun
Ketimun punya efek menenangkan pada kulit sekaligus melindunginya dari masalah kulit, terutama jerawat. Blender 1/2 potong ketimun bersama 1 butir putih telur dan 1 sendok makan jus lemon. Setelah teksturnya halus, oleskan secara merata pada wajah yang telah dibersihkan. Kemudian diamkan selama 15-20 menit, bilas dengan air hangat.

Wortel
Wortel kaya akan kandungan vitamin A yang tidak hanya baik untuk mata tapi juga kulit. Masker wortel bisa meredakan peradangan pada jerawat sekaligus menghilangkannya.

Untuk membuatnya, siapkan 2-3 buah wortel dan 3-4 sendok teh madu. Rebus wortel hingga matang, angkat, tunggu sampai dingin. Lalu hancurkan menggunakan garpu hingga halus. Tuangkan madu perlahan-lahan sambil diaduk hingga membentuk seperti pasta. Tempelkan masker ke seluruh wajah, diamkan lebih kurang 15-20 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

Labu Kuning
Labu kuning kaya akan anti oksidan yang sempurna untuk menyembuhkan jerawat serta membersihkan kotoran dan residu dari permukaan kulit dan pori. Untuk membuat ramuan pembasmi jerawat, campurkan 4-5 sendok makan labu kuning yang sudah dihaluskan bersama putih telur. Anda bisa menambahkan sedikit susu segar jika masker terasa terlalu kental. Setelah mendapatkan tekstur yang diinginkan, gunakan masker ke seluruh wajah, biarkan 15-20 menit, kemudian bilas dengan air dingin.

(wl/ls)

Hilangkan Jerawat dengan Yoghurt



Wolipop - Yoghurt tidak hanya baik untuk menguatkan tulang, tapi yoghurt juga bisa dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit wajah. Yoghurt dipercaya dapat menghilangkan masalah utama pada kulit, yaitu jerawat.

Dilansir dari Type F, dalam sebuah studi klinis yang dikeluarkan oleh 'Indian Journal of Dermatology, Venereology and Leprology' menyebutkan, asam laktat menjadi solusi efeketif untuk mengurangi gejala jerawat selama delapan minggu atau lebih. Kandungan vitamin E, B dan zinc dalam yoghurt juga baik untuk mencerahkan kulit.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari perawatan yoghurt ini, pilihlah yoghurt murni berlabel 'plain yoghurt' (yoghurt tanpa rasa). Jika Anda pikir yoghurt strawberry bisa memaksimalkan perawatan, Anda salah. Label buah yang tercampur dalam yoghurt, bukan berasal dari buah asli, melainkan dari sirup.

Selain dikonsumsi, yoghurt juga baik dijadikan sebagai masker. Caranya, taruh yoghurt dalam cangkir panas. Sebaiknya panaskan cangkir dalam microwave tanpa yoghurtnya, karena jika yoghurt ikut dipanaskan maka akan mengental dan kandungan aktifnya akan hilang.

Diamkan yoghurt beberapa saat dalam cangkir agar hangatnya terasa saat diaplikasikan pada wajah. Lalu balurkan ke wajah. Diamkan selama lima hingga 10 menit, lalu bilas wajah hingga bersih.

Yoghurt pun bisa menghilangkan jerawat di punggung.
Saat mandi, mintalah bantuan seseorang untuk membalurkan pada punggung, lalu diamkan selama lima menit dan bilas dengan air dingin.

(wl/ls)


Atasi Bau Mulut dengan 4 Cara Ini



Wolipop - Secantik apapun Anda, jika nafas beraroma kurang sedap, maka Anda akan sulit diterima di lingkungan sosial. Tidak menyikat gigi bukanlah satu-satunya penyebab masalah bau mulut.

Salah makan sampai mulut kering, juga menjadi faktor yang menyebabkan bau mulut. Berikut langkah-langkah praktis yang bisa lakukan setiap hari untuk menghilangkan aroma kurang sedap dari mulut, seperti dilansir dari TypeF.

Menyikat gigi dan lidah
Sikatlah gigi dan lidah minimal dua kali sehari untuk menghilangkan sisa makanan di mulut.
Bekas makanan akan meninggalkan bakteri yang memicu bau mulut yang kurang sedap.
 
Bersihkan gigi setelah makan
Selain menyikat gigi, Anda juga perlu mengeluarkan sisa makanan di mulut setalah makan. Hal ini untuk mengurangi gigi berlubang dan mengeluarkan sisa makanan yang menjadi penyebab bau mulut.
Gunakan tusuk gigi untuk mengeluarkan makanan. Cara lain mengeluarkan sisa makanan adalah dengan berkumur.

Pastikan mulut selalu basah
Mulut yang kering memicu bakteri berkembang di mulut. Jadi pastikan mulut tetap basah. Jika Anda tidak bisa terus-menerus minum, setidaknya Anda harus menyediakan permen karet. Dengan menguyah permen karet, mulut akan memproduksi air liur, untuk menjaga mulut tetap lembab dan bakteri penyebab bau mulut hilang.

Perhatikan apa yang dimakan
Makanan tertentu seperti bawang bombay atau bawang putih memicu bau mulut yang kurang sedap. Jauhkan juga makanan yang menimbulkan aroma menyengat seperti makan petai dan jengkol. Agar nafas segar, makanlah sayur-sayuran, seperti wortel dan seledri. Paterseli juga dapat dimanfaatkan sebagai penyegar nafas alami. Makan sayur dan buah juga berfungsi untuk merangsang produksi air liur, sehingga Anda terbebas dari bau mulut.


(wl/ls)